Lika-Liku Berbalas Tudingan Antara Amien Rais Dengan KPK

Setelah namanya masuk dalam dakwaan atas kasus Siti Fadilah Supari, Amien rais seperti kebakarang jenggot tidak terima dengan penyebutan namanya dalam dakwaan tersebut. Bahkan dirinya sampai buta mata dalam memandang KPK yang dianggapnya melakukan diskriminatif kepadanya hingga mengganggap adanya pembusukan pada KPK. Padahal penyebutan nama dalam dakwaan kasus korupsi merupakan hal yang biasa dan sudah sering dialami oleh beberapa tokoh lainnya sebelum di alami oleh Amien Rais.

 

Reaksi amien Rais terhadap tudingan KPK

Amien Rais menyebutkan bahwa dirinya secara terbuka ingin menyambangi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah dirinya pulang umroh, Amien menjelaskan hal tersebut bukanlah bentuk dari intervensi kepada KPK. Dirinya juga menyebutkan tidak takut jika dirinya harus diusut KPK karena ingin berjumpa dengan pimpinan KPK.

 

Sebab menurutnya hal yang dirinya lakukan adalah hal yang benar, sehingga dirinya tidak takut sama sekali dengan KPK. Hal yang langsung ingin dikritisi oleh Amien Rais ialah kinerja dari KPK yang makin menurun tahun ke tahun. Banyak kasus yang menurutnya kasus besar namun belum bisa diselesaikan oleh KPK, tetapi justru dirinya melihat terjadinya pembuhusukan oleh KPK.

 

Amien juga menyebutkan bahwa dirinya tidak akan memaksa pandangan rakyat yang masih menilai jika KPK merupakan lembaga netral serta bagus didalam pekerjaannya. Namun Amien Rais melihat jika KPK sekarang pilih-pilih kasus korupsi yang ingin mereka usut. Dirinya menyebutkan bahwa dalam menangani kasus KPK terlihat tebang pilih, dan adanya super diskriminatif.

 

Tanggapan KPK atas tudingan Amien Rais

KPK angkat bicara terkait tudingan balik yang dilakukan oleh Amien rais kepada KPK yang mempertanyakan soal integritas dari KPK. Bahkan Amien juga memberikan dukungan kepada pansus angket KPK serta menuding adanya pembusukan oleh KPK.

 

Menanggapi tudingan dari Amien Rais. Febri Diansyah sebagai juru bicara dari KPK menyebutkan bahwa KPK sangat sudah biasa mendapatkan berbagai tudingan miring dari berbagai pihak. Namun KPK menganggap tudingan-tudingan tersebut sangat tidak penting. Dan Febri jua menyebutkan bahwa kedepannya pihak KPK tidak lagi menghiraukan tudingan-tudingan kepada meraka dan hanya akan  melakukan pekerjaan mereka terus menerus mencari bukti judi online agar dapat mendukung fakta dalam persidangan, KPK hanya akan fokus untuk membuktikan bukti dipersidangan.

 

KPK juga telah mengklaim mempunyai bukti adanya aliran dana kepada Amien Rais terkait dengan kasus adanya dugaan korupsi alat kesehatan untuk mengantisipasi KLB (kejadian luar biasa). Febri Diansyah menjelaskan bahwa bukti tersebut yaitu keterangan saksi serta bukti dari rekening Koran. Dan bahkan keterangan saksi yang telah diperiksa dalam persidangan telah mengakui ada aliran dana tersebut.

 

Penjelasan dari Febri Diansyah tersebut disampaikannya setelah menerima perwakilan Amien Rais, yaitu politikus PAN. Ada Hanafi Rais, Djarot Wibowo, Ansufri ID Sambo. Febri juga memaparkan sebagai lembaga penegak hukum maka KPK tidak bisa mengabaikan fakta terkait soal adanya aliran yang masuk kepada Amien Rais lewat Sutrisno Bachir Foundation. Terlebih lagi dengan adanya aliran dana membuktikan ada tindak pidana diduga dilakukan oleh Siti Fadilah Supari mantan menteri kesehatan dalam kasus korupsi alat kesehatan.

 

Febri juga menjelaskan bahwa ada sebuah rangkaian dipandang penuntut umum Komisi pemberantasan korupsi yang saling terkait terhadap satu dan yang lainnya, yakni pengadaan alat kesehatannya sendiri ditahun 2005. Dan nantinya majelis hakim yang memutuskan apakah fakta-fakta tersebut terbukti atau tidak.