‘Tumbal’ Dua Ferrari Untuk Finish Terdepan Lewis Hamilton

Ajang balap mobil Formula 1 atau yang kerap disebut dengan jet darat sudah memasuki kawasan Asia Tenggara. Tepatnya di Marina Bay, GP Singapura digelar pada Minggu (17/9). Diguyur hujan sepanjang kualifikasi, pebalap Mercedes yakni Lewis Hamilton dengan mudahnya melenggang sebagai juara GP Singapura.

 

Berkat kemenangannya di Singapura, posisi Hamilton di klasemen pebalap semakin kokoh di peringkat puncak. Karena Hamilton berhasil menjaga poin menjauh dari pebalap Ferrari, Sebastian Vettel yang lebih rendah 28 poin daripada dirinya di posisi kedua. Hanya saja jika Hamilton tampak berseri-seri di GP Singapura, kebahagiaan itu tidak tampak pada duo pebalap Ferrari yakni Vettel dan Kimi Raikkonen.

 

Bagaimana mau tersenyum, karena Vettel dan Kimi harus gagal mencapai finish GP Singapura karena insiden yang mereka alami di sirkuit Marina Bay itu. Musibah ini jelas membuat tim Ferrari dan seluruh pendukungnya cuma bisa bermuram durja di malam kelabu itu.

 

Petaka Ferrari Jadi Hoki Hamilton

 

Berbicara mengenai sirkuit GP Singapura, sebetulnya menjadi salah satu favorit Ferrari karena memang cocok dengan mobil mereka. Rasa optimis Ferrari pun makin membuncah saat Vettel berhasil meraih pole position dalam sesi kualifikasi yang dihelat di sirkuit Marina Bay hari Sabtu (16/9). Kala itu peluang Vettel untuk menang semakin besar karena Hamilton hanya bisa start di posisi kelima.

 

Dihadang oleh Raikkonen, Daniel Ricciardo (Red Bul Racing) dan Max Verstappen (Red Bul Racing), keinginan Vettel untuk mengkudeta Hamilton di puncak klasemen pebalap semakin tinggi. Hanya berjarak tiga poin dan unggul start terdepan, Ferrari jelas sudah mencium aroma kemenangan bahkan sebelum GP Singapura berlangsung. Namun petaka bagi Ferrari pun terjadi setelah lampu hijau penanda start dinyalakan. Raikkonen yang memaksa masuk dari sisi kiri malah menghantam mobil Verstappen. Kehilangan kendali, Raikkonen menabrak bagian belakang mobil rekan satu timnya, Vettel.

 

Tak butuh waktu lama bagi Raikkonen dan Verstappen untuk langsung meninggalkan sirkuit. Enggan menyerah, Vettel pun masih berjuang tapi rupanya hanya mampu bertahan selepas turn 1 karena kemudian dirinya melintir dan membuat Hamilton melenggang ke posisi terdepan tanpa lawan berarti. Mampu finish dengan catatan waktu, Hamilton seolah meraih kemenangan tanpa harus berjuang keras. Seperti Hamilton, Ricciardo yang ada di urutan kedua dengan jarak 4,507 detik juga tak mendapat saingan berarti.

 

Mercedes Masih Kepikiran Ferrari

 

Meskipun terdengar jahat, sejatinya kemenangan Mercedes harus membuat mereka berterima kasih pada Ferrari. Musibah Vettel dan Raikkonen faktanya tak hanya membuat Hamilton juara, tapi pebalap Mercedes lainnya yakni Valtteri Bottas ikutan naik podium. Karena ternyata dalam GP Singapura, Bottas berhasil finish di posisi ketiga.

 

Tak ingin dianggap sebagai rival yang egois, bos Mercedes yakni Toto Wolff rupanya memberikan simpati kepada tim Ferrari. Mendapatkan hasil yang sangat bagus dari raihan Hamilton dan Bottas, Wolff pun merasakan apa yang dialami tim Ferrari karena dirinya pernah kehilangan dua mobil dan itu adalah salah satu momen terburuknya. Meskipun demikian, dia tak ingin mencari kambing hitam dari insiden malam kelabu GP Singapura kemarin, karena baginya kemenangan Togel singapura yang didapatkan Mercedes adalah sebuah hasil dari kerja keras dan kemampuan balap mobil.

 

Meskipun hasil ini cukup membuat fans Ferrari emosi dan sebal, semoga saja dalam GP selanjutnya nasib baik dirasakan oleh mereka.