Gasing Tengkorak, Film Horor Cantik dengan Bintang Cantik

Sukses dengan film horror yang sudah dulu dibuatnya, Jailangkung, Jose Poernomo sekarang kembali menggarap satu film dengan tema horror juga, berjudul Gasing Tengkorak. Ia, yang menggandeng Nikita Willy, ingin menghadirkan sebuah sajian yang berbeda dari film-film Nikita yang sebelumnya. Ia mengaku bahwa ia ingin menyajikan sebuah keindahan dalam sebuah kengerian.

Gasing Tengkorak Tak Tanggung-Tanggung

“Saya mau memanfaatkan jam terbang dari Niki di mana berekspresi close up. tapi saya mau menampilkan sesuatu yang beda dari film-filmnya yang terdahulu. The best Nikita possible lah pokoknya. Filmnya akan horor, intens dan juga beauty,” ungkapnya di XXI Metropole, Jakarta Pusat pada hari Rabu minggu lalu (2/8).

Segi lokasi dan art juga memang sangat diperhatikan dengan sangat baik di film ini. bahkan, film horor pertama Nikita ini menggunakan jet pribadi dalam salah satu scenenya. Dan ini dikatakan Jose sebagai hal yang sengaja dihadirkan guna mendukung keutuhan cerita. “Ujung-ujungnya duit. Habis film ini baru beli, hahaha,” ungkapnya dengan gelak tawa. “Kalau menyangkut kemewahan, itu adalah bagian dari cerita,” sambungnya.

Kisah dari film ini sendiri adalah tentang kearifal lokal dari daerah di Sumatera Barat. Selain Nikita Willy, ada Rendi Bragi yang juga turut membintangi film ini. dan rencananya, film ini akan dirilis pada awal Oktober tahun 2017 ini.

Nikita Tertantang Bintangi Film Horor Ini

Nikita Willy mengaku sangat senang mendapatkan kepercayaan membintangi film horor ini. sebab ternyata, ia sudah lama memimpikan bisa bermain di film horor. Dan ia mengaku bahwa dirinya tertantang dengan tuntutan menampilkan emosi dewa poker yang lebih kompleks daripada sebelumnya. Lebih-lebih ia sering membintangi film drama yang lebih menunjukkan sisi sedih dan senang.

“Film horor itu menuntun kita untuk bermain emosi,” ungkap aktris cantik itu. “Aku sendiri sudah memimpikan untuk bisa bermain film horor sejak lama. Karena kalau main film drama hanya harus sedih atau senang, that’s all. Kalau di horor, kita mixed, senang juga, sedih juga, takut juga,” sambungnya yang ditemui di XXI Metropole, Jakarta Pusat pada hari Rabu (2/8) kemarin.

Tantangan tersebut adalah apa yang selama ini Nikita cari. Dan ia mendapatkan hal tersebut dalam keterlibatannya di film ini. tentu saja, alur cerita yang bagus juga tak kalah penting untuk menjadi acuan Nikita dalam menerima tawaran film ini. “Aku sendiri merasa film horor tantangannya lebih banyak,” imbunya. Sebenarnya bukan kali ini saja Nikita mendapatkan pinangan bermain film horor. Namun ia hanya merasa belum ada yang membuat dirinya tertarik. Dan Nikita akhirnya bisa luluh karena film besutan Jose ini. terlebih lagi film ini ditangani oleh maestronya film horor.

“Pas aku ditawari Gasing Tengkirang yang sutradaranya Jose Poernomo, kan sutradaranya maestro film horor, aku ngga pakai pikir dua kali, langsung aku terima,” tukas Nikita.

Poster Menyeramkan

Selain cerita yang menyeramkan, film Gasing Tengkorak juga merilis poster yang menyeramkan. Pada Selasa (2/8) kemarin, film ini telah merilis posternya. Nikita dalam poster tersebut tampil sangat anggun. Ia berperan sebagai Veronica yang mana adalah diva dengan jadwal menyanyi sangat padat. Ada ekspresi takut yang ditunjukkan oleh karakter Veronica dalam poster ini dan ada bayangan tangan di kaca.

Apakah kalian penasaran dengan film horor perdana Nikita Willy? Saksikan beberapa bulan lagi di bioskop kesayangan kalian!

Dilarang, Korut Terus Menguji Lebih Banyak Rudal Darat

Korea Utara sepertinya semakin menunjukkan kekuatan militernya dan tidak peduli dengan apa yang dilontarkan negara lain khususnya negara tetangga dan Barat yang melarang aktivitas militer Korut. Bagaimanapun, Korut saat ini sudah sering meluncurkan rudal hasil dari penelitian mereka termasuk bom dan peralatan militer lainnya. Kini, Korut menguji semakin banyak rudal yang membuat negara tetangga semakin khawatir akan perdamaian dan perbatasan.

Uji Banyak Rudal Darat

Korea Utara meluncurkan tembakan rudal di lepas pantai timurnya dan menentang tekanan global untuk menghentikan program persenjataannya. Korea Utara telah meluncurkan beberapa rudal darat-ke-kapal (rudal yang dilepaskan dari darat dan mengarah ke kapal di tengah laut) yang di lepas pantai timurnya. Begitu menurut pihak militer Korea Selatan.

Rudal yang diluncurkan pada hari Kamis pagi dari kota pesisir Wonsan menempuh jarak sekitar 124 mil, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan. Rudal tersebut terbang di ketinggian 1,2 mil sebelum jatuh ke Laut Jepang. Ini juga yang akhirnya membuat Jepang tidak bisa menerima perlakuan Korut. Menteri luar negeri Jepang Fumio Kishida mengatakan: “Kami tidak dapat mentolerir tindakan provokatif semacam ini.”

Kishida mengatakan bahwa rudal tersebut tidak mendarat di wilayah Jepang dan tidak memiliki dampak langsung terhadap keamanan. Tapi tindakan tersebut tetap merupakan tindakan provokatif yang bisa memicu kesalahpahaman. Tes tersebut dilakukan meski ada perpanjangan sanksi PBB kurang dari seminggu yang lalu dan melanjutkan tekanan diplomatik pada Korea Utara untuk mengakhiri program nuklir dan rudal mereka.

Korea Utara mengatakan bahwa program tersebut untuk melindungi diri dari agresi AS, namun mereka juga dilaporkan mencoba mengembangkan rudal balistik yang mampu mencapai daratan AS. Rudal yang diuji pada hari Kamis, bagaimanapun, dianggap bertujuan untuk membela negara tersebut dari kapal perang, dari serangan negara togel hongkong lain.

Larangan yang Tak Diindahkan

Selain itu, sementara resolusi PBB melarang Korea Utara untuk menguji teknologi balistik, uji coba rudal jelajah diizinkan, menurut analis Jaringan Pertahanan Korea Lee Il-Woo. Dia mengatakan kepada AFP bahwa rudal jelajah “jauh lebih lambat daripada rudal balistik dan dapat ditembak jatuh oleh senjata anti-pesawat terbang”.

“Korea Utara melakukan provokasi yang dikalibrasi dengan hati-hati … namun menahan diri dari uji coba ICBM (rudal balistik antar benua) atau ledakan nuklir yang dapat menimbulkan pembalasan militer oleh (Presiden AS Donald) Trump.”

Roh Jae Cheon, juru bicara Gabungan Kepala Staf Korea Selatan, mengatakan: “Korea Utara sepertinya ingin memamerkan kemampuannya untuk secara tepat menargetkan sebuah kapal perang besar, sehubungan dengan latihan militer gabungan yang melibatkan kapal induk AS. Ia menambahkan, “Dengan menguji berbagai jenis rudal, Korea Utara tampaknya juga bertujuan untuk mengatasi hubungan dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat.”

Tes tersebut merupakan yang keempat sejak presiden Korea Selatan Moon Jae In mulai menjabat pada 10 Mei. Salah satu janji pemilihan Mr Moon adalah dia akan mencoba untuk berbicara dengan rekannya dari Korea Utara Kim Jong Un. Tes tersebut juga dilakukan sehari setelah Korea Selatan mengatakan akan menunda penyelesaian sistem pertahanan anti-rudal AS yang telah membuat China kesal, sekutu terdekat Korea Utara. China khawatir radar sistem yang kuat akan mengganggu keseimbangan keamanan wilayah ini.

Korea Utara memang memiliki teknologi militer yang sangat mumpuni dan seakan mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan dimana dikabarkan akan terjadinya perang yang lebih besar. Mereka juga mengetahui jika Amerika Serika baik cepat atau lambat akan melakukan agresi ke negara mereka baik secara langsung maupun tidak. Ini adalah unjuk kekuatan.